Kisah miris dari pesepak bola tanah air Indonesia Super League (ISL)

Agen SBOBET Online - Kisah miris dari pesepak bola tanah air yang menyangkut peraturan dan pelangaran yang tidak di terima oleh para pemain atas keputusan sang wasit di lapangan. Sampai akhirnya di angkut ke media masa dan media sosial simak reka artikel nya di sini.

Penitian yang terjadi atas tim Persebaya tundingan kepada tim lawan Perseru Serui menyebutkan pihak lawan dan pihak antargonis ini melakukan pelangaran yang diberlakukan oleh PT Liga Indonesia mengenai tata aturan atas pemain pemain yang berasal dari luar Indonesia (pemain asing) . Di sini Persebaya menyebutkan kesalahan dan ketidak bijaksanan atas perlakuan Perseru di mana tim ini menyalahi aturan dengan memperguakan empat pemain impor,"Memakai pemain impor memang di bernarkan namun mereka memakai pemain yang berasal dari luar ASIA"

PT Liga Indonesia selaku regulator kompetisi Indonesia Super League (ISL) sudah menentukan, setiap kontestan ISL diperbolehkan menggunakan empat pemain asing. Dengan catatan, satu di antara keempat pemain itu berasal dari Benua Asia.

Sang club tim legendaris yang di juliki burung asal Indonesia ini Cendrawasih Jingga, tidak melakoninya dengan baik dan mereceng dari apa yang tertulis oleh peraturan yang sudah tertera di panduan buku pemain asing.

Keempat pemain itu adalah Sunday Oboh (Striker/Nigeria), Jean Paul Boumsong (Striker/Kamerun), Ali Khadafi (Gelandang/Togo) dan Seme Pierre Pattrick (Bek/Kamerun). "Setahu kami Seme masih belum jadi WNI.

Peranan seorang Rahmad yang tidak senang dan tidak puas akan hasil pertandingan ini menyatakan, Persebaya meminta PT Liga Indonesia melakukan kebijakan yang seharus nya di ambil atas masalah ini.

Pertandingan Perseru kontra Persebaya sendiri berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya. Gol kemenangan anak asuh Rahmad Darmawan dicetak winger gaek, M.Ilham pada menit ke-32.


Kisah Miris Sepak Bola